Foto: Komisioner KPU Wahyu Setiawan. (Dwi Andayani-detikcom)Jakarta -KPU menyampaikan komite tenang akan melaksanakan seleksi terkait seruan debat pilpres kelima. Seleksi akan dilakukan sebelum seruan didistribusikan.
"Komite tenang yang terdiri dari KPU, Bawaslu, TKN 01 dan BPN 02 akan melaksanakan seleksi dalam distribusi undangan," ujar komisioner KPU Wahyu Setiawan di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (2/4/2019).
"Sehingga diperlukan tamu seruan berdasar alokasi TKN 01 dan BPN 02 ialah tamu seruan yang memang diundang secara resmi, dan tidak akan berbuat sesuatu yang mengganggu jalannya debat. Ini atas penilaian pelaksanaan debat keempat," kata Wahyu.
Wahyu mengatakan, nantinya komite tenang akan bertindak jikalau terdapat tamu seruan yang mengganggu jalannya debat. Menurutnya, komite tenang sanggup menegur hingga mengeluarkan tamu seruan dari area debat.
"Komite tenang hasil rapatnya bersepakat bahwa apabila masih ada tamu seruan yang bersikap, berlaku, berbicara tidak tertib dan mengganggu jalannya debat kelima. Maka komite tenang akan bersikap tegas, menunjukkan peringatan hingga pada tahap terakhir mengeluarkan yang bersangkutan dari area debat," kata Wahyu.
Debat kelima akan digelar di The Sultan Hotel, Jakarta Pusat, 13 April 2019. Debat itu akan mengangkat tema Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan, dan Investasi, serta Perdagangan dan Industri.
Simak Juga 'Highlight Debat Capres: Serangan Prabowo, Tangkisan Jokowi':
Sumber detik.com
No comments:
Post a Comment