Prabowo-Titiek Soeharto (Foto: Lamhot Aritonang)Jakarta -Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto menyinggung posisinya sebagai ibu negara jikalau capres Prabowo Subianto menang dikala berkampanye di Purworejo, Jawa Tengah. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyatakan ibu negara ialah yang terlibat perkawinan sah dengan kepala negara.
"Ibu Negara atau First Lady yang saya tahu terikat perkawinan yang sah," kata juru bicara TKN Lena Maryana Mukti kepada wartawan, Selasa (2/4/2019).
"Pertanyaan saya, apakah ia berdua sudah menikah kembali? Publik atau setidaknya saya tahunya ia berdua sudah berpisah," tutur Lena.
Lebih lanjut, politikus PPP ini tak ingin berspekulasi apakah Titiek menyampaikannya dalam konteks bercanda atau tidak. Ia meminta biar urusan pribadi ini ditanyakan eksklusif kepada Titiek.
"Bisa ditanya kepada yang bersangkutan, apakah ia bercanda. Urusan privat terkait status ikatan perkawinan keduanya lebih baik ditanyakan eksklusif ke yang bersangkutan," ucapnya.
Sebelumnya, dikala kampanye terbuka Prabowo-Sandi, Titiek memang tidak secara gamblang berbicara soal posisi sebagai ibu negara jikalau Prabowo menang. Yang jelas, Titiek masa itu mencicipi aura kemenangan Prabowo.
"Kita ke TPS jihad pakai paku-paku untuk mencoblos, tidak perlu jihad pakai bom. Awasi juga TPS. Jika Prabowo menang, Ibu Titiek jadi ibu negara itu urusan belakangan," ujar Titiek.
Simak Juga 'Titiek Soeharto Puas dengan Penampilan Prabowo':
Sumber detik.com
No comments:
Post a Comment